Selamat Datang TAMU LOGIN

HUBUNGAN ASUPAN IODIUM DAN GOITROGENIK DENGAN GONDOK PADA ANAK SD JRAHI KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI

Nurdianti, Sugeng Maryanto


ABSTRAK

Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) masih menjadi masalah di Indonesia. Gondok merupakan salah satu manifestasinya. Penyebab utamanya adalah tidak kecukupan iodium dalam makanan, dapat juga disebabkan oleh pengaruh goitrogenik. Kecamatan Gunungwungkal merupakan salah satu kecamatan endemis dengan prevalensi gondok anak sekolah 32,33%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan iodium dan goitrogenik dengan gondok pada anak SD.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah  227 siswa SD Jrahi 01 dan 02. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 66. Instrumen yang digunakan adalah : formulir food frequency questionnaire(FFQ) untuk mengetahui asupan iodium dan goitrogenik dan pemerikasaan palpasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Kendall Tau dengan α= 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan asupan iodium  dengan gondok pada anak SD (p=0,001). Ada hubungan asupan goitrogenik dengan gondok pada anak SD (p= 0,042).

Kesimpulan ada hubungan antara konsumsi asupan iodium dan goitrogenik dengan gondok pada anak SD. Disarankan, perlu adanya arahan pada anak SD bahwa mengkonsumsi makanan sumber iodium dan garam beriodium penting untuk  mencegah  terjadinya gondok. Tetap mengkonsumsi makanan sumber goitrogenik namun dengan memperhatikan cara pengolahan yang tepat.

 

Kata kunci: asupan iodium, goitrogenik, gondok

Download artikel penuh : .pdf

HUBUNGAN ASUPAN IODIUM DAN GOITROGENIK DENGAN GONDOK PADA ANAK SD JRAHI KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI
Redaksi Jurnal Gizi dan Kesehatan
PROGRAM STUDI GIZI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
JI. Gedongsongo – Candirejo, Ungaran
Kabupaten Semarang

Tampilkan menurut :
Copyright © 2014 Tim E-Journal Ngudi Waluyo Ungaran